Selamat datang di Website kami
Beranda » Artikel Terbaru » Filosofi Motif Batik Parang Tenggiri

Filosofi Motif Batik Parang Tenggiri

Diposting pada 22 August 2019 oleh admin | Dilihat: 642 kali

MOTIF BATIK PARANG TENGGIRI

Motif Batik Parang Tenggiri merupakan salah satu motif batik yang terinspirasi dari Landmark kota tanjungpandan dimana walaupun salah satu landmark kota Tanjungpandan selain Parang Tenggiri ada Jam Gede & Satam Square. Tapi Parang Tenggiri ini identik dengan kehidupan sehari – hari masyarakat pulau Belitung sebelumnya sebagai Nelayan & Berkebun.

dimana Nelayan digambarkan dengan “MOTIF IKAN TENGGIRI” & Berkebun di gambarkan dengan “PARANG”

Masyarakat belitung dahulunya selain terkenal mata pencarian sebagai Penambang , kebiasan berkebun & sebagai nelayan juga sebagai mata pencarian masyarakat yang tidak berada di daerah tambang dan berada tinggal di pesisir pantai.

Logo Parang Tenggiri saat ini masih digunakan sebagai Badge oleh Instansi pemerintah Kabupaten Belitung.

Filosofi dari Motif Batik Parang Tenggiri  : KEMAKMURAN & KESAJAHTERAAN.

Motif Batik Parang Tenggiri ini telah memiliki Hak Cipta di Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum & Ham RI dan sudah tercatat dalam sertifikat Hak Cipta : Sertifikat Cipta EC00201600941 .

 

Perubahan Ikon Kota Yang Sekarang di Ganti Dengan Bundaran Air Mancur & Replika Batu Satam Ikon Baru Kota Belitong

https://1.bp.blogspot.com/-XI_FTNRGR0o/UQT6-wBInKI/AAAAAAAAAGc/QM2RmTmb6R0/s1600/892655tanjung5.jpg

Belitung kini banyak berubah dan semakin indah salah satunya berdirinya Bundaran Air Mancur di pusat kota Tanjungpandan.Pada waktu dulu bundaran ini adalah salah satu taman dari taman-taman kota cuman bentuknya saja berbeda,dulu bentuk air mancur adalah Pisau Parang dengan ikan tenggiri sama dengan bentuk lambang dari kota kabupaten Belitung selain itu juga berdiri pada waktu itu Tugu Pahlawan di areal Taman Kota tersebut serta menjadi  unsur sejarah yang menandai perjuangan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan di Belitung yang kemudian di bongkar di ganti dengan taman kota yang bergaya metropolis namun dengan pembokaran tersebut banyak pihak yang menyangkannya

Hal ini kiranya bukan hal yang luar biasa, karena dimaklumi bahwa ikon-ikon serta simbol-simbol kota ini sudah sekian lama berada di tengah Kota Tanjungpandan dan dianggap identik dengan kehidupan masyarakat Tanjungpandan serta Belitung seluruhnya. Namun, seiring dengan berjalannya waktu hal ini tentunya dinilai kurang indah lagi untuk dipandang. Oleh sebab itu, Pemkab Belitung segera menggantinya dengan tatanan yang lebih cantik serta terkesan moderen tanpa menghilangkan unsur historis yang ada didalamnya  namun tetap relevan dengan konsep kekinian.

Bagikan informasi tentang Filosofi Motif Batik Parang Tenggiri kepada teman atau kerabat Anda.

Filosofi Motif Batik Parang Tenggiri | HVB Batik Simpor Emas Belitung

Belum ada komentar untuk Filosofi Motif Batik Parang Tenggiri

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
QUICK ORDER
Kain Cap Motif Iding-iding Kecit

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 300.000
Ready Stock / BTK0018
Rp 300.000
Ready Stock / BTK0018
Limited Edition
QUICK ORDER
Dress Batik Kombinasi Songket

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Dress Batik Kombinasi Songket (orange) Rp 1.500.000
Ready Stock / BBTK116
Rp 1.500.000
Ready Stock / BBTK116
OFF 25%
QUICK ORDER
Clutch Dompet Batik Anyaman Pandan Khas Belitung

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 150.000 Rp 200.000
Ready Stock / CL0013
Rp 150.000 Rp 200.000
Ready Stock / CL0013
SIDEBAR

HVB BATIK SIMPOR EMAS

Beli

Cara Belanja

Cek Biaya Kirim

Cek Resi

Konfirmasi

Pembayaran

Pengembalian Dana

Bantuan

Syarat & Ketentuan

Kebijakan Privasi

Komplain Pesanan

Hubungi Kami